Showing posts with label peluang. Show all posts
Showing posts with label peluang. Show all posts
Thursday, December 12, 2013
1001 Contoh Peluang Bisnis Makanan Yang Menguntungkan Saat Ini
Bagi yang suka makan atau bagi yang suka memasak. Kali ini blog Ide Usaha dan Ide Bisnis Buatmu yang memberikan informasi seputar usaha dan bisnis akan memberikan contohpeluang bisnis makanan yang menguntungkan saat ini.
Kebutuhan akan makanan bagi manusia adalah hal yang wajib. Sebab makan itu untuk hidup, tetapi hidup bukan untuk makan. Jadi dengan berwirausaha makanan maka dijamin kesuksesan dapat diraih.
Tetapi harus ada inovasi, kreasi, serta yang terpenting adalah rasa. Supaya usaha yang dijalankan dapat memberikan keuntungan yang maksimal.
Untuk itu, saat ini kira-kira peluang usaha makanan yang menguntungkan apa ya?

Apa usaha tersebut, tidak dapat menjadi patokan. Sebab semua usaha yang bertemakan makanan itu berpeluang memberikan keuntungan. Tinggal bagaimana kita dapat membuat inovasi dan membaca keadaan.
Sebagai contoh membuka usaha gorengan aneka bentuk. Jadi anda dapat menjual gorengan dengan berbagai bentuk yang unik. Misalkan menjual tempe goreng berbentuk bintang, berbentuk hati atau berbentuk bunga. Tetapi ingat, rasa harus menjadi nomor satu. Supaya pembeli suatu saat dapat tertarik untuk membeli lagi.
Contoh lain lagi, bisnis onde-onde serta molen mini. Mungkin penjual makanan ini banyak anda temui di pinggir-pinggir jalan. Tetapi saat ini, para penjual mulai banyak yang tidak berjualan. Tak mengerti alasannya apa, mungkin saja bahan-bahan menjadi lebih mahal, keuntungan yang masih saja kurang. Tetapi jika dilihat dari tingkat penjualan, usaha ini cukup ramai serta dagangan hampir selalu habis.
Jadi dengan menaikkan harga sedikit, kemudian membuat inovasi seperti menjual onde-onde serta kue molen dengan isi coklat atau isi strowbery. Dapat menarik banyak pembeli untuk membeli. Tetapi ingat, jangan menurunkan kualitas rasa (mengurangi bahan-bahan) tetapi harga tetap. Sebab itu yang akan membuat pembeli merasa kecewa.
Nah, itulah ulasan sedikit tentang bisnis seputar makanan. Semoga bermanfaat, semua orang tak hanya bisa menjadi pintar, tetapi semua orang juga dapat menjadi kreatif.
Thursday, October 24, 2013
Budidaya Belut Peluang Peluang Usaha yang sangat di harapkan
Dalam Melakukan usaha budidaya belut sangat membutuhkan dan membuka peluang-peluang usaha baru yang lain dan sangat membutuhkan dukungan-dukunngan dari pihak-pihak terkait demi kelancaran dalam pelaksanaan usaha budidaya belut, antara lain:
Latar Belakang usaha
Budidaya belut secara intensif belum banyak dikembangkan di Tanah Air. Artinya, ini peluang emas sebagai sebuah lahan bisnis, mengingat permintaan di pasaran, baik terhadap produk segar maupun olahan belut terbilang tinggi. Namun, ironisnya, banyak petani yang mengalami kegagalan, bahkan akhirnya banting setir ke komoditas pertanian yang lain. Budidaya belut dituding sebagai sumber kegagalan budidaya, bahkan sampai saatinipun masih banyak pihak-pihak tertentu yang masih belum percaya dengan "budidaya belut" dengan menggunakan kolam buatan, namun dalam kenyataan sudah terbukti budidaya belut menggunakan kolam buatan sudah banyak yang berhasil baik menggunakan media lumpur maupun media air bersih.
Seperti yang pernah di sampaikan rekan saya, "Bpk Budy. Kuncoro. SPi (semarang)" di Koran suara merdeka , di Halaman Surat Pembaca:
Sampai saat ini Dinas Perikanan tidak mau mengeluarkan SOP (Standart Operasional Prosedur) dan juga tidak mau mengeluarkan Surat Pelarangan Budidaya Belut. apabila Budidaya Belut memang “merugi” apabila dibudidayakan. Padahal disana Gudangnya orang orang pandai di Bidang Perikanan bahkan sudah banyak yang menyandang Gelar S2. Kalau kita ajak Riset bersama untuk Penelitian Jangka Panjang yang kalau berhasil bisa untuk membantu petani Belut, mereka menolaknya. jawabannya Klise, mas Program tahun ini sudah di “GedoG” bukan untuk belut, tapi untuk ikan ini-itu. Jadi selama 1 tahun petani belut kita “Pusing” menantinya, dan belum tentu tahun depannya bakal untuk belut.
Kalau Begini terus , kapan kita bisa Maju seperti negara THAILAND yang Pemerintahnya begitu getol memperhatikan dan membantu petaninya. Kalu cuma tanya “MANA PETANI YANG SUDAH BERHASIL ??” Itu adalah Pertanyaan “aneh” !! , justru yang penting adalah : Ayoo….kita bersama – sama dengan penuh semangat meneliti belut , membantu petani sampai ditemukan Metode yang kita nilai berhasil secara Perhitungan Analisa Usaha….dan jangan sampai malah Petani yang menemukan Metodenya…….Kalau kita melarang mereka jangan Budidaya Belut dan ternyata nantinya Mereka Berhasil, …ya….kita sangat malu sebagai orang Perikanan yang menyandang Gelar Sarjana dan mereka…..cuma “kebanyakan” lulusan SD….Lho Kok lebih pandai mereka ya !!!
Di ambil dari berbagai sumber
Read More..
- Dibuatnya "PROBIOTIK" khusus belut untuk efisiensi pakan dan probiotik untuk menekan amoniak dalam media budidaya.
- Dibuatnya "PABRIK PELET" khusus pakan belut yang murah dan berprotein tinggi serta bebas dari bakteri paktogen (Typus dan Coli).
- Dibutuhkannya "PUPUK ORGANIK" yang bisa menumbuhkan dan melipatgandakan jumlah cacing lor sawah yang ada di media lumpur budidaya dan penumbuh hewan-hewan remi (zooplankton) serta tumbuhan remik (phytoplankton) di media air bersih.
- Terbentuknya "PENYULUH PERIKANAN" (PPL) khusus budidaya belut baik dari pemerintah maupun swasta sebagai pendamping petani dalam melaksanakan budidaya.
- Pabrik "ABON BELUT" skala rumah tangga.
- Pabrik "DENDENG BELUT" skala rumah tangga.
- Pabrik "KRUPUK BELUT" skala rumah tangga.
- Budidaya cacing "Lumbricus Rullebusatau Lumbricus Perretyma" sebagai rekanan atau pemasok bibit cacing kepada petani belut.
- Pemancingan "KHUSUS" belut termasuk restorannya yang menyajikan menu aneka masakan belut.
Latar Belakang usaha
Budidaya belut secara intensif belum banyak dikembangkan di Tanah Air. Artinya, ini peluang emas sebagai sebuah lahan bisnis, mengingat permintaan di pasaran, baik terhadap produk segar maupun olahan belut terbilang tinggi. Namun, ironisnya, banyak petani yang mengalami kegagalan, bahkan akhirnya banting setir ke komoditas pertanian yang lain. Budidaya belut dituding sebagai sumber kegagalan budidaya, bahkan sampai saatinipun masih banyak pihak-pihak tertentu yang masih belum percaya dengan "budidaya belut" dengan menggunakan kolam buatan, namun dalam kenyataan sudah terbukti budidaya belut menggunakan kolam buatan sudah banyak yang berhasil baik menggunakan media lumpur maupun media air bersih.
Seperti yang pernah di sampaikan rekan saya, "Bpk Budy. Kuncoro. SPi (semarang)" di Koran suara merdeka , di Halaman Surat Pembaca:
Sampai saat ini Dinas Perikanan tidak mau mengeluarkan SOP (Standart Operasional Prosedur) dan juga tidak mau mengeluarkan Surat Pelarangan Budidaya Belut. apabila Budidaya Belut memang “merugi” apabila dibudidayakan. Padahal disana Gudangnya orang orang pandai di Bidang Perikanan bahkan sudah banyak yang menyandang Gelar S2. Kalau kita ajak Riset bersama untuk Penelitian Jangka Panjang yang kalau berhasil bisa untuk membantu petani Belut, mereka menolaknya. jawabannya Klise, mas Program tahun ini sudah di “GedoG” bukan untuk belut, tapi untuk ikan ini-itu. Jadi selama 1 tahun petani belut kita “Pusing” menantinya, dan belum tentu tahun depannya bakal untuk belut.
Kalau Begini terus , kapan kita bisa Maju seperti negara THAILAND yang Pemerintahnya begitu getol memperhatikan dan membantu petaninya. Kalu cuma tanya “MANA PETANI YANG SUDAH BERHASIL ??” Itu adalah Pertanyaan “aneh” !! , justru yang penting adalah : Ayoo….kita bersama – sama dengan penuh semangat meneliti belut , membantu petani sampai ditemukan Metode yang kita nilai berhasil secara Perhitungan Analisa Usaha….dan jangan sampai malah Petani yang menemukan Metodenya…….Kalau kita melarang mereka jangan Budidaya Belut dan ternyata nantinya Mereka Berhasil, …ya….kita sangat malu sebagai orang Perikanan yang menyandang Gelar Sarjana dan mereka…..cuma “kebanyakan” lulusan SD….Lho Kok lebih pandai mereka ya !!!
Di ambil dari berbagai sumber
Ikan Nila Peluang Budidaya Ternak Ikan Nila
Peluang Budidaya Ternak Ikan Nila
Peluang budidaya ternak ikan nila dapat anda buat di daerah yang memiliki sumber air yang cukup dan menjadikan ternak ikan nila sumber penghasilan baru usaha sukses anda.

Ikan Nila merupakan jenis ikan air tawar yang mudah dikembangbiakan dan memilki rasa yang gurih dan digemari masyarakat. Untuk budidaya nila ini dapat diternak di kolam berupa kolam tanah, kolam berdinding tembok atau keramba jaring apung.
Untuk kolam tanah perlu diberikan pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2 dan pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2. Setelah kolam siap benih nila bisa dimasukan ke kolam setelah 5 - 7 hari pengisian air kolam. Hal ini berguna untuk memberikan waktu terhadap ekosistem air berkembang, sehingga air kolam menjadi stabil untuk dimasuki benih ikan nila.
Benih ikan nila yang akan ditebar berukuran 8-12 cm, selain itu anda juga harus memperhatikan ukuran kolam dengan jumlah benih yang akan ditebar dengan perhitungan padat tebar 5-10 ekor per m2. Untuk makanan maka nila diberikan pelet, dedak, ampas kelapa, pellet atau sisa-sisa makanan dapur. Makanan pencapur ini penting untuk menurunkan biaya pakan ikan nila. Setelah dipelihara 4 - 6 bulan maka masa panen pun tiba, pada masa ini ikan telah berukuran sekitar 50 gram per ekor. Anda bisa memanen secara keseluruhan atau bisa juga dipanen sebagian saja sesuai dengan permintaan pasar.
Subscribe to:
Posts (Atom)